Type to search

Lobby Eksekutif dan Legislatif terkait Penanggulan Tubercolosis di Kab. Wajo

Share

Lobby eksekutif dan legislatif yg merupakan kegiatan advokasi TB-Care Aisyiyah Kab. Wajo dalam rangka menjalin dukungan seluruh stakeholder untuk bersama-sama berpartisipasi dalam Penanggulangan Tuberculosis di Kab. Wajo.


Kegiatan ini jg sekaligus memberi dukungan terhadap proses pembentukan rancangan peraturan daerah penanggulangan tuberculosis yang sudah dalam tahap akhir pembahasan.

Perda ini sangat penting mengingat berdasarkan data WHO, pada tahun 2012 ada sekitar 460.000 kasus TB di Indonesia, dengan kematian akibat penyakit Tuberculosis (TB) sebesar 67.000 kasus/tahun, atau 186 orang meninggal dunia setiap tahun di Indonesia akibat mengidap penyakit yang disebabkan kuman mycobacterium tuberculosis ini.

Realitasnya, di Kabupaten Wajo target penemuan dan pengendalian penyakit TB sejauh ini memang belum memenuhi target, sehingga pengadaan Ranperda dianggap mutlak untuk segera diperdakan.  Ada 23 Puskesmas di Kab. Wajo, namun dari sebanyak itu ternyata hanya 4 Puskesmas yang memiliki laboratorium pemeriksaan dahak. Disinilah pentingnya ranperda untuk persoalan-persoalan seperti ini segera dapat diselesaikan secara serius,”

Hadir dalam acara ini Kabid P2PL dan Wasor TB yg mewakili Dinas Kesehatan Pemkab. Wajo,  Ketua pansus ranperda serta anggota DPRD, dan turut serta Lempu Institute sebagai lembaga pembuat naskah akademik ranperda penanggulangan tuberculosis.

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.