Type to search

SOSIALISASI RANPERDA PERANGKAT DESA AJANG CURHAT PARA KEPALA DESA

Share

Sosialisasi Rancangan Perda Perangkat Desa menjadi ajang keluh kesah kepala desa dan perangkat desa. Diantaranya mengenai kesejahteraan para perangkat desa, selain itu ada puluhan desa yang krisis perangkat desa. Sosialisasi ini dihadiri oleh Pansus II DPRD Wajo, H. AHSANUL HAK NAWAWI, SH, BASO ODDANG, SE, H. BASO RAHMANUDDIN, H. MUSA dan HJ. HASNA HN, ASISTEN I Pemerintahan Umum dan Kesra beserta Bagian Hukum dan Ham Setda Kab. Wajo serta Dinas PMD Pemkab. Wajo. di Gedung Arma, Selasa (23/5/2017).

Sosialisasi ini bertujuan agar para kepala desa dan perangkat desa dapat memahami isi perda tersebut nantinya.

Dalam sambutan Asisten I mewakili Bapak Bupati Wajo mengatakan bahwa dimanapun perda yang sebelum disahkan akan disosialisasikan terlebih dahulu agar dapat memperkaya materi dari Ranperda tersebut dan mengharapkan nantinya dalam pemaparan materi ada sharing dan masukan dari para kepala desa dan perangkat desa.

Mengakhiri sambutannya Asisten I menyampaikan bahwa ada tiga poin penting yaitu implikasi dari pemekaran desa yang membutuhkan perangkat Desa, adanya kekosongan jabatan pada struktur desa dan belum adanya perda yang mengatur sistem perekrutan perangkat desa.ungkapnya.

Ketua Pansus II DPRD Wajo H. AHSANUL HAK NAWAWI, SH mengatakan bahwa kegiatan ini diatur dalam peraturan perundang undangan, perlu diketahui ada tiga fungsi DPRD pembentukan perda, anggaran dan pengawasan.

Tujuan utama dari soaialisasi ini dan kami sangat harapkan agar apapun yang tertuang dalam perda ini nantinya adalah masukan dari perangkat dan kepala desa yang kami atur hanya regulasinya agar tidak berbenturan dengan Peraturan yang lebih tinggi. Kami sangat berharap nantinya perda ini menghasilkan perangkat desa yang profesional dan terampil untuk kemajuan desa.

Sosialisasi ini adalah langkah yang sangat tepat sebelum ditetapkan menjadi perda karena banyak hal yang diatur dalam perda ini mulai dari perekrutan dan persyaratan administrasi. Kami memperjuangkan agar nantinya semua warga yang sesuai persyaratan dapat menjadi perangkat desa.ungkap BASO ODDANG, SE.

Dalam sesi tanya jawab Banyak hal yang terungkap dalam sosialisasi ini,  menginginkan agar perangkat desa nantinya bisa dari warga masyarakat desa lain terkadang warga desa sendiri tidak berminat mengabdi pada desanya dikarenakan pendapatan yang minim perlu kiranya dibuatkan Peraturan Bupati terkait penggajian perangkat desa . Tak kalah memprihatinkan, adanya status perangkat yang tidak jelas. Bahkan tunjangan bagi kepala desa dan perangkat desa terlambat diterima.

Sosialisasi Rancangan Perda Perangkat Desa akan berlangsung selama 2 hari dan diikuti oleh Para Kepala Desa dan Perangkat Desa Se Kabupaten Wajo.

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.