Type to search

ASPIRASI INFO

Pemenang Wajo Enterprenur Expo Belum Dibayar, AMIWB Desak Pemkab Wajo

Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) menyambangi kantor DPRD  Kabupaten Wajo, Senin (23/09/2019).

Kedatangan AMIWB ini terkait keluhan para Pemenang Wajo Enterprenur Expo, dimana sampai saat ini para  pemenang belum mendapatkan hadiah.

Koordinator aspirasi AMIWB, Risal mengatakan para pemenang Wajo Enterprenur Expo yang dilaksanakan pada
16 hingga 18 Agustus 2019, sampai saat ini belum terbayarkan.

“Ada 10 orang pemenang yang masing-masing mendapatkan hadiah sebesar Rp15.000.000 per orang. Namun,  hingga saat ini para pemenang belum dibayar” ujarnya.

Olehnya itu, AMIWB meminta klarifikasi kepada Dinas terkait dan segera membayarkan hadiah kepada 10  pemenang Wajo Enterprenur Expo.

Ia mengungkapkan, permasalahan ini telah viral di Medsos, sehingga membuat pengusaha muda bertanya-tanya
kepada Pemkab Wajo sejauh mana kejelasan dan apa kendalanya hadiah tersebut belum terbayarkan.

“Pemerintah harusnya melakukan klarifikasi kepada masyarakat (Pengusaha Muda) terkait hal tersebut, karena
hal ini tidak sinkron dengan visi misi Bupati-Wabup Wajo yang akan menciptakan 10.000 pengusaha muda,”
terangnya.

Kabid Kepemudaan Dispora Wajo, Ahmad Ridha mengatakan Dispora Kabupaten Wajo bertanggung jawab penuh
terhadap pelaksanaan kegiatan Wajo Enterprenur Expo yang dilaksanakan pada 16 hingga 18 Agustus 2019 dan
bertanggung jawab terhadap pembayaran hadiah. Namun, harus sabar karena masih dalam proses.

“Program Kemenpora yang berupa bantuan kepada Pengusaha Muda harus melalui beberapa juknis diantaranya
mendaftar melalui online, dan Kabupaten Wajo memiliki kuota bantuan dari Kemenpora sebanyak 10 orang.
Namun yang hadir mengikuti sekitar 300 orang, sehingga agar pelaksanaan fair Pemkab Wajo mengambil juri dari
pihak Perbankan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dari 10 nama pemenang di Kabupaten Wajo, hanya 5 orang yang sudah mendaftar secara online,
sisanya belum melakukan pendaftaran dikarenakan masih memiliki kendala diantaranya belum mempunyai rekening BRI.

Sementara Anggota DPRD Wajo, Mustafa saat menerima aspirasi menyampaikan bahwa apa yang dijelaskan Dispora hanya terkait Juknis, yang jadi permasalahan saat ini adalah terkait pelayanan dimana pemenang 10  orang saja tidak terakomodir dengan baik apalagi 10.000 orang.

Dikatakannya, AMIWB memasukkan aspirasi kepada DPRD dikarenakan adanya permasalahan sehingga Pemkab  Wajo harus inovatif dan aktif melakukan sinkronisasi dengan program Pemerintah Pusat.

“Kami apresiasi kepada AMIWB yang telah melakukan aspirasi kepada DPRD, kedepan DPRD akan menindaklanjuti aspirasi ini dengan melaksanakan Rapat Dengar Pendapat dengan Dinas Terkait ataupun kunjungan-kunjungan kepada tempat Wirausaha baru,” tutupnya.

Laporan : Humas DPRD Wajo

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *