Type to search

ASPIRASI INFO PEMERINTAHAN

Komisi IV DPRD Wajo Gelar Rakor, Sekolah Bakal Kena Pemangkasan

Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo mengadakan rapat koordinasi yang dipimpin oleh AD. Mayang, yang didampingi legislator Mustari dan Riwan Angka.

Pada rakor, AD Mayang menyampaikan bahwa rapat koordinasi rencana penggabungan atau penyatuan sekolah (regrouping) oleh Dinas Pendidikan Kabupaten wajo.

“Ini dilakukan bagi sekolah yang kurang siswanya dan setidaknya ada sejumlah sekolah yang bakal digabung,” ungkap pimpinan Rakor (4/3/2020).

Ridwan Angka yang turut angkat bicara mengatakan bahwa DPRD Wajo harus memberikan pressure kepada Dinas Pendidikan agar segera mungkin melakukan Regrouping.

“Dari salah satu contoh dasar, bupati kita saja berani melakukan perampingan pemerintah daerah dengan mengubah dari tiga puluh tujuh OPD menjadi dua puluh sembilan.

Itu sebuah keberanian pemerintah kabupaten, dalam hal ini bupati lakukan dengan sebuah niat agar bisa bergerak lincah dan efesiensinya, dengan dasar ini bisa menjadi pertimbangan buat Dinas Pendidikan agar serius. Bupati saja berani melakukan perampingan, apalagi kita”, jelas Ridwan Angka

Ridwan juga menyampaikan pada dinas Pendidikan jika penggabungan sekolah adalah reaksi atas sebuah fenomena dunia pendidikan. Pada saat itu dirinya juga ingin lakukan Regrouping apa yang dilakukan bupati baru-baru ini.

“Saat itu yang menghalangi kami untuk melakukan adalah persolan fisikologi, yang menjadi berat baginya jika terjadi Regrouping saat itu bagaiman kepala sekolah yang tidak ada jabatanya. Itulah yang melatarbelakangi pada waktu itu.

Janganlah menjadi pertimbangan fisikologis lagi, karena bupati kita saja berani memotong OPD, dari 37 men jadi 29 tidak menjadi pertimbangan-pertimbangan fisikologis, apalagi kepala sekolah mau dikurangi”, beber legislator Ridwan

Menurut Ridwan, hasil penilaian Kemenpan 2019, wajo mendapat penilaian CC, mungkin saja dapat BB tahun 2020, karena hanya satu di indonesia yang dapat AA, yakni Jogjakarta. “Kenapa, karena pemerintahnya berani memotong programnya dari tiga ribu menjadi delapan puluh program”, tambahnya.

Terakhir, Ridwan mengingatkan kepala Dinas Pendidikan agar segera melakukan regrouping kepala sekolah bagi yang minim siswa nya namun bagaimana upaya ini agar mengan gkat dinas pendidikan.begitu juga program setiap tahunnya, berdasarkan permendagri program ada 13 itu juga sudah dikurangi.

Laporan : Humas DPRD Wajo

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *