Type to search

Ganti Rugi Bendungan Paselloreng Dianggap Terbengkalai, Sejumlah Massa Temui Dewan

Share

Sehubungan keterlambatan pembayaran ganti rugi lahan pembangunan Bendungan di Paselloreng Kecamatan Gilireng Wajo, Sejumlah massa temui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wajo. Senin 26 Agustus 2019.

Sejumlah massa yang mengatasnamakan dirinya Pemuda dan Masyarakat Paselloreng itu diterima di Ruang Rapat Komisi III lantai 2 Gedung DPRD Kabupaten Wajo.

Dalam penyampaian Aspirasi itu, Aspirator mengeluhkan kinerja Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Wajo dengan Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Bendungan Paselloreng, karena menurutnya mereka ini kurang koordinasi dengan pihak yang terkait sehingga pembayaran ganti rugi terlambat terbayarkan.

“Kami sudah sering menemui pihak-pihak terkait, tapi apa yang disampaikan Dana Sudah siap tinggal Administrasi yang belum, padahal mereka sudah menginformasikan di bulan 6 yang lalu sedangkan aturan yang berlaku paling lambat 14 hari setelah penyampaian informasi, ganti rugi harus sudah tebayarkan,”kesal salah satu penyampai Aspirasi.

Sementara dari pihak BPN mengakui bahwa betul Dana sudah siap namun itu administrasi belum siap bahkan pihak kejaksaan tinggi sudah memberikan izin kita untuk jalan jadi sudah tidak masalah mengenai Dana.

“Karena terkendala dengan administrasi, secepatnya kami akan Koordinasi dengan PUPR, untuk bersama-sama menemui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) agar ini bisa terbayarkan secepatnya, karena kami di BPN tidak memiliki kewenangan untuk komunikasi langsung dengan LMAN,”ucap Kepala BPN Wajo.

Untuk diketahui dalam pertemuan itu BPN berjanji hari rabu (28/8) akan datang, akan koordinasi dengan PUPR untuk menemui pihak LMAN agar pembayarannya cepat terlaksana. Sementara DPRD Kabupaten Wajo selaku penerima aspirasi menjadwalkan Kamis (29/8) akan berangkat ke Makkasar menemui Balai Besar dengan mengikut sertakan pihak yang terkait termasuk perwakilan masyarakat Paselloreng sebagai aspirator untuk mendiskusikan hal itu.

Aspirator sangat berterimakasih kepada Dewan karena sudah mengfasilitasi pertemuan itu dan mau terlibat langsung mencarikan solusi, namun pihak aspirator mengancam menutup bendungan Paselloreng bila pihak terkait tidak bisa memberikan solusi mengenai tuntutannya itu.

Laporan : Humas DPRD Wajo

 

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.