LOADING

Type to search

DPRD Wajo Soroti Kondisi Stadion Andi Ninnong

RAPAT KERJA

DPRD Wajo Soroti Kondisi Stadion Andi Ninnong

Share

WAJO – Status Kabupaten Wajo sebagai tuan rumah tunggal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 terancam batal setelah KONI melakukan peninjauan dan menemukan keterbatasan sarana dan prasarana olahraga di daerah tersebut. Kondisi ini membuat Wajo kini harus bersiap berkolaborasi dengan Kabupaten Bone sebagai tuan rumah bersama.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Wajo yang digelar Jumat (25/4/2025), anggota DPRD Kabupaten Wajo, H. Risman Lukman, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi Stadion Andi Ninnong yang memprihatinkan.”Stadion Andi Ninnong dipenuhi hewan ternak sapi yang berkeliaran di dalam stadion sehingga mengakibatkan stadion tidak enak dipandang mata dan menimbulkan kotoran,” ungkap Risman dengan nada prihatin.

Legislator dari Dapil I ini menegaskan pentingnya penertiban hewan ternak yang memasuki area stadion dan mendesak pemerintah daerah untuk menerapkan sanksi tegas kepada pemilik ternak yang membiarkan ternaknya memasuki fasilitas olahraga tersebut.”Saya minta ditertibkan sapi yang berkeliaran masuk di Stadion Andi Ninnong, dan berlakukan Perda dengan denda Rp 5 juta rupiah atau kurungan tiga bulan penjara untuk pemilik ternak,” tegas Risman Lukman.

Selain masalah hewan ternak, Risman juga menyampaikan aspirasi dari klub-klub olahraga yang menawarkan bantuan dalam pengelolaan stadion. “Ada juga permintaan club meminta kepada pemerintah untuk ikut serta membantu Dinas Pemuda dan Olahraga untuk mengelola Stadion Andi Ninnong,” ungkapnya.

Anggota DPRD Wajo lainnya, Rahman Rahim, turut memberikan solusi praktis dengan mengusulkan pemasangan papan pengumuman larangan untuk mencegah hewan ternak memasuki area stadion. “Dinas Pemuda dan Olahraga perlu membuat papan pengumuman agar hewan ternak tidak masuk berkeliaran di Stadion Andi Ninnong,” usulnya.

Kondisi fasilitas olahraga yang kurang memadai menjadi alasan utama KONI mempertimbangkan ulang status Wajo sebagai tuan rumah tunggal Porprov 2026. Berdasarkan hasil peninjauan, hanya beberapa cabang olahraga yang memiliki sarana dan prasarana yang memenuhi standar untuk pelaksanaan event olahraga tingkat provinsi.

Situasi ini memaksa Kabupaten Wajo harus berbagi tanggung jawab sebagai tuan rumah dengan Kabupaten Bone, yang dinilai memiliki fasilitas olahraga yang lebih lengkap dan memadai.

Para anggota DPRD Kabupaten Wajo berharap dengan adanya kritik dan masukan dalam RDP tersebut, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata dapat segera mengambil langkah-langkah perbaikan untuk menyelamatkan status Wajo sebagai tuan rumah Porprov 2026, atau setidaknya memastikan fasilitas yang ada dapat digunakan secara optimal dalam pelaksanaan event bersama dengan Kabupaten Bone.(Humas DPRD Wajo)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *